Dokter Paru Gresik, Hemoptysis Gejala Awal Penyakit TBC

dokter paru sidoarjo penyakit asma
Dokter Paru Sidoarjo, Tipe-tipe Penyakit Asma, Gejala yang Timbul dan Pengobatannya
20 April 2018
dokter paru malang, penyakit paru interstisial
Dokter Paru Malang, Apa Itu Penyakit Paru Interstisial?
25 April 2018

Dokter Paru Gresik, Hemoptysis Gejala Awal Penyakit TBC

dokter-paru-gresik-gejala-TBC

Gejala TBC

Dokter Paru Gresik – Apa yang ada di pikiran Anda saat pertama kali mengalami batuk berdarah? Tentu Anda akan merasa takut dan sangat khawatir akan terjadi sesuatu yang mengancam kondisi kesehatan Anda. Penyebab terjadinya batuk darah atau Hemoptysis dipicu berbagai kondisi pada organ pernapasan paru-paru. Warna darah pada Hemoptysis memiliki beberapa bentuk seperti merah terang, merah muda, berbusa, atau bercampur dengan lendir, yang masing-masing mewakili kondisi kesehatan organ paru-paru. Lalu apa saja yang dapat menjadi pemicu terjadinya batuk berdarah, berikut adalah beberapa faktor penyebabnya

  • PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis)
  • Penggunaan Obat Terlarang
  • Infeksi Paru-paru
  • Kanker Paru-paru
  • Pneumonia
  • Pulmonary Embolism (Pembekuan sel darah di paru-paru)
  • Trauma atau Cedera di Dada
  • Tuberkulosis (TBC)

(Baca : Dokter Paru Sidoarjo, Pengertian, Penyebab, Gejala dan Pengobatan Pneumonia)

Jika dilihat dari beberapa faktor penyebabnya di atas, sebagian besar terjadinya Hemoptysis dipicu oleh penyakit-penyakit yang menyerang organ paru-paru, salah satu contohnya adalah TBC.

Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru karena infeksi dari bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang dapat menyebar melalui kelenjar getah bening dan aliran darah ke dalam organ tubuh. Jika tubuh telah terinfeksi oleh kuman Tuberkulosis maka sistem kekebalan tubuh akan otomatis bekerja untuk mencegah kuman tersebut aktif. Berdasarkan kondisi tersebut kuman TB dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

  • TB Pasif

Pada kondisi ini seseorang memiliki infeksi TB tetapi bakteri dalam tubuh berada dalam keadaan tidak aktif dan tidak menimbulkan gejala apapun, TB pada jenis umumnya tidak akan menulari orang lain namun satu hal yang perlu diperhatikan bahwa TB Pasif ini juga dapat berubah menjadi TB Aktif jika tidak ditangani segera ditangani dengan pengobatan dari Dokter Paru Gresik.

  • TB Aktif

Pada kondisi ini kuman TB dalam tubuh telah bergerak aktif sehingga penderita akan  mengalami beberapa gejala seperti batuk dalam kurun waktu tiga minggu atau lebih, batuk mengeluarkan darah, nyeri dada ketika  bernafas atau batuk. Penyakit TB ini juga sudah dapat menulari orang lain di sekitar penderita.

(Baca : Dokter Paru Surabaya, Pengobatan Penyakit Paru Obstruktif Kronis)

Selanjutnya Dokter Paru Gresik akan informasikan terkait faktor pendorong yang dapat meningkatkan resiko seseorang  terkena TB, di antaranya adalah

  • Kontak langsung dengan penderita TB

Resiko terinfeksi TB berhubungan dengan sifat TB dalam lama paparannya seperti contoh bila salah satu anggota keluarga terkena TB, maka faktor resiko 1 dari 3 orang kemungkinan akan tertular.

  • Faktor Usia

Lansia dan anak-anak memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit TB karena sistem kekebalan tubuh mereka yang lemah.

  • Sistem Kekebalan Tubuh

Karena sistem kekebalan tubuh yang melemah, hal ini dapat menjadi penyebab mudahnya tubuh terserang penyakit TB.

  • Kondisi Lingkungan

Melakukan perjalanan ke daerah yang mayoritas penduduknya terinfeksi TB dapat meningkatkan faktor resiko terkena TB karena pemaparan infeksi dalam jangka waktu yang lama.

(Baca : Cara Mencegah Paru-Paru Basah)

Terapi dan Pengobatan Penyakit TBC

Pengobatan penyakit Tuberkulosis ini membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 6 bulan atau setengah tahun masa pengobatan. Namun pengobatan ini juga tergantung pada faktor usia, kondisi kesehatan, respon terhadap obat, jenis TB, dan lokasi terinfeksinya kuman TB di tubuh penderita. Dalam proses pengobatan penyakit TBC di klinik Dokter Paru Gresik mungkin akan timbul beberapa efek samping yang akan membuat tidak nyaman namun tidak membahayakan seperti :

  • Mual dan Muntah
  • Hilangnya nafsu makan
  • Kulit menjadi berwarna kuning
  • Air seni akan berwarna keruh atau bahkan kemerahan
  • Demam tanpa sebab

Walaupun menimbulkan beberapa efek samping, namun tahap pengobatan awal selama 6 bulan secara berkala ini sangat penting untuk dijalani, agar penyakit TB tidak bertambah parah dan menulari orang-orang sekitar. Segeralah hubungi Dokter Paru Gresik jika ingin konsultasi terkait penyakit TBC atau kunjungi laman kami di dokterparusurabaya.com. Salam Sehat dari Dokter Paru Gresik !

(Baca : Dokter Paru Gresik, Pengobatan Saluran Pernapasan Jawa Timur)

Dokter Spesialis Paru Surabaya

dr. Isnin Anang Marhana, Sp.P(K), FCCP, FIRS
e-mail : marhanadr@yahoo.com
Surabaya, Jawa Timur

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *