Dokter Paru Jawa Timur, Perbedaan Kanker Paru dan Bronkitis

dokter paru malang, penyakit paru interstisial
Dokter Paru Malang, Apa Itu Penyakit Paru Interstisial?
25 April 2018
dokter paru malang, penyakit asma dan pengobatannya
Dokter Paru Malang, Mengenal Penyakit Asma dan Pengobatannya
7 Mei 2018

Dokter Paru Jawa Timur, Perbedaan Kanker Paru dan Bronkitis

dokter paru jawa timur, perbedaan kanker paru dan bronkitis

Dokter Paru Jawa TimurKanker paru dan bronkitis merupakan dua buah penyakit yang saat ini semakin banyak di derita oleh masyarakat. Hal ini tak lain karena pengaruh polusi udara yang semakin banyak, serta kebiasaan merokok yang terus bertambah.

Kedua penyakit tersebut sama-sama menyerang paru-paru dan akan sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan tepat oleh dokter spesialis paru. Lalu apa perbedaan dari kedua penyakit paru tersebut? Untuk lebih jelasnya, berikut dokter paru Jawa Timur akan bahas secara rinci mengenai perbedaan bronkitis dan kanker paru.

  1. Perbedaan berdasarkan definisi

Kanker paru

Kanker paru merupakan suatu keadaan dimana pertumbuhan sel-sel yang tidak terkontrol pada jaringan paru. Penyakit kanker paru ini sendiri dapat terjadi pada bagian paru manapun tanpa terkecuali.

Jika seseorang menderita penyakit ini, maka sel-sel kanker akan mengambil berbagai nutrisi penting yang diperlukan oleh sel-sel sehat. Akibatnya sel-sel paru yang masih sehat tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik, yang kemudian akan menimbulkan gejala kanker.

Baca juga : Pengobatan Saluran Pernapasan Jawa Timur

Penyebab kanker paru sendiri sampai saat ini masih tidak dapat diketahui, namun jika paru-paru mengalami iritasi yang terjadi secara berulang dan terus menerus maka kemungkinan terjadi kanker paru akan sangat besar. Iritasi pada paru-paru dapat disebabkan oleh berbagai kebiasaan, seperti  merokok, menghisap narkotika, menghirup gas beracun saat bekerja, dan lain sebagainya merupakan berbagai faktor resiko terjadinya kanker paru.

Bronkitis

Berbeda dengan kanker paru, bronkitis merupakan suatu peradangan yang terjadi pada cabang tenggorok (bronkus). Bronkitis terjadi disebabkan karena merokok, menghirup uap beracun, polusi udara, infeksi bakteri atau virus atau jamur, dan kekurangan enzim (sangat jarang).

  1. Perbedaan Berdasarkan Gejala

Kanker paru

Bagi penderita kanker paru, maka biasanya akan mengalami gejala atau tanda-tanda :

  • Gejala pada saluran napas: batuk, batuk darah, bengek atau napas pendek
  • Gejala sistemik: berat badan turun, demam, gada pada kuku jari, atau kelelahan
  • Gejala karena tekanan di daerah lokal: nyeri dada, nyeri tulang, obstruksi vena cava superior, kesulitan menelan

Bronkitis

Batuk merupakan salah satu gejala yang paling sering terjadi pada penderita bronkitis. Namun selain gejala tersebut, ada beberapa tanda-tanda yang biasanya ditunjukan oleh penderita bronkitis, diantaranya adalah :

  • Batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
  • Sesak napas ketika melakukan olahraga atau aktivitas ringan
  • Sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu)
  • Bengek
  • Lelah
  • Pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
  • Wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
  • Pipi tampak kemerahan
  • Sakit kepala
  • Gangguan penglihatan.
  1. Perbedaan berdasarkan cara pengobatan

Untuk mengobati kanker paru, maka cara penanganan yang terbaik adalah dengan melakukan pengangkatan sel-sel kanker melalui tindakan pembedahan, kemoterapi dan radiasi. Sedangkan untuk pengobatan penyakit bronkitis biasanya diatasi dengan pemberian obat anti inflamasi, antibiotika, ekspektoran dan penekanan batuk.

Baca juga : Mengenal Hemoptysis Gejala Awal Penyakit TBC

Selain itu, untuk membantu proses penyembuhan juga diperlukan perubahan gaya hidup, seperti dengan berhenti merokok, berolahraga dan makan makanan yang bergizi.

Dokter Spesialis Paru Surabaya

dr. Isnin Anang Marhana, Sp.P(K), FCCP, FIRS
e-mail : marhanadr@yahoo.com
Surabaya, Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *